6 Tipe Teman yang Bakal Ditemui di Umur 25-an

6 Tipe Teman yang Bakal Ditemui di Umur 25-an

Dua minggu lalu, ada rekan yang japri lewat WhatsApp guna tanya kabar. Pastinya saya jawab dengan sopan. Nggak lama lantas kok dia justeru curhat instead of menciptakan conversation. Mohon maaf nih? Udah lama lho anda nggak ngobrol, dapat lho nanya kabar. Bukannya saya tersebut sok pengen ditanya informasinya kayak gimana, namun suka gerah kalau bersangkutan dengan orang yang jarang mau buat genuine relationship namun malah buat kita jadi thrash bin.

Inspirasi artikel kali ini menurut Agen judi Online Terbesar Terpopuler dan Terbesar Di asia 2019 ialah dari kejadian itu. Saya jadi mikir, terdapat berapa tipe rekan sih yang akan kita temui? Parameter pengarang kebetulan masih seperempat abad.

6 Tipe Teman yang Bakal Ditemui di Umur 25-an

6 Tipe Teman yang Bakal Ditemui di Umur 25-an

Teman SMA
Ada yang lucky guna punya rekan SMA yang lanjut dari SD dan SMP. Ada pun yang ketemu di tiap langkah hidup yang berbeda. Mereka ini rekan yang menarik banget sebab setiap kali ketemu akan ngobrol nggak jauh dari: siapa yang kawin duluan atau ngobrolin guru yang kasih PR sangat banyak. Asyik pasti. Ya, gimana nggak? Kenal pas anda lagi ababil.

Temen Kuliah
Ini ceritanya serupa kayak rekan SMA hanya orientasinya dapat aja jadiin pasangan hidup atau rekan kerja. Kalau anak sekarang tentu mikirnya dijaiin mitra buat buat start-up kece guna menjadikan Indonesia lebih bermakna? Bukan begitu netijen? Mereka dapat dibilang asyik banget sebab bebas! Bebas sebebasnya inginkan ngelakuiin apa yang anda mau. Kalau kampusnya jauh dari rumah dengan kata lain punya lebih tidak sedikit waktu guna explore hal-hal barengan dengan mereka. Kalau dekat dari rumah, ya…hitung-hitung nggak mesti jauh cari lokasi makan sebab dapur rumah tentu ngepul (semoga ceritanya tidak jarang kali gitu ya).

Teman Ketemu di Acara
Sepertinya kedudukan ‘teman’ agak berlebihan ya? Soalnya ketemunya hanya sekali (kalau emang acaranya hanya sehari) atau hingga periode acara tersebut selesai (biasanya acara seminar yang gunakan nginep lah istialahnya). Ketemu dengan lain pikiran, asal yang kadang suka buat diri sendiri menggilitik sebab so cool banget apapun alasannya itu, dan kadang dapat jatuh pada pandangan kesatu sebab kepingin banget dapat terus-menerus dekat dengan mereka.

Sayangnya, rekan tipe ini tersebut lucu. Bisa terus-terusan lanjut jadi rekan baik atau hilang gitu aja. Acara yang anda datangi menjadi persamaan. Setelah itu, tricky banget. Kesibukan sendiri-sendiri suka buat komunikasi tersendat dan lama-kelamaan ya hilang gitu aja. Tadinya temen jadinya justeru mendem.

Teman yang datang tak diundang namun datang terus
Jangan terkecoh dengan judulnya. Bukan Jelangkung. Cuma tiap kali mereka datang ini menyeramkan sekali. Kerjanya cuma buat sakit hati dengan segala persoalan hidup yang suka bingung pun jawabnya. Tapi tiap kali anda mau sharing masalah hidup kita, boro – boro inginkan dengar. Ditanggepin aja nggak! Selalu di arahin ke masalah hidup dia. Kayaknya hidup mereka tersebut paling sulit sedangkan tersebut kesannya nggak penting. Capek banget bila tiap rekan tipe ini ada. Yaaa, bukannya senang dan berguna malah buat kita julid.

Teman Baik
Ini dia asa tiap dari kita. Punya rekan yang dapat mendengar ketika lagi galau dan siap pasang badan bila lagi sulit. Sebaliknya, mereka pun inginkan kayak gitu sama kita bila sedang dalam suasana yang sama. Ini jarang banget ditemukan malah dapat dibilang jarang. Bukan nggak ada. Ditemukannya pun pun di tempat-tempat yang kadang tidak terkira.

Kamu bakal tahu ketika mereka baik tanpa mesti dipaksa. Ada di ketika yang tepat. Kayak suratan aja. Semua berlangsung lancar. Nggak gunakan dipaksa atau jadi susah. Semoga pahala teman-teman baik ini tidak jarang kali diberi rahmat supaya hidup mereka panjang ya.