Pertimbangkan 6 Hal Ini Agar Kamu Tak Menyesal Saat Hubungan yang Sudah Tahunan Terlanjur Berakhir

Pertimbangkan 6 Hal Ini Agar Kamu Tak Menyesal Saat Hubungan yang Sudah Tahunan Terlanjur Berakhir

Sayang saja rasanya bila hubungan yang telah tahunan atau lama terjalin tiba-tiba berakhir. Tentu tidak sedikit memori yang melimpah, entah tersebut momen saat anda kesatu kali jalan berdua sesudah jadian, atau ketika kesatu bertemu dan kenal keluarganya. Walau biasanya kalian temukan jalan terjal, namun tahukah bahwa kalian pun pernah menaklukan jalan tersebut bersama? Menyerah bukan berarti mesti pisah, masih tidak sedikit jalan yang dapat kamu dan dia lalui.

Membuat anda harus pertimbangkan lagi dengan benak dan hati yang tenang soal kemauan untuk putus. Karena melupakan mantan tersebut berat, sakit dan sudah tentu penuh perjuangan, jadi lebih baik cari teknik lain menghadapi masalah ketimbang menyelesaikan hubungan. Hindari sebisa mungkin ucapan-ucapan ‘putus’ alias nggak boleh latah, dikit-dikit bilang putus. Kenapa urgen banget mengasuh hubungan yang telah terjalin? Simak 6 urusan di bawah ini Menurut Agen Judi Online Terbesar Terpercaya DI Asia, dapat juga jadi bahan pertimbanganmu untuk menyelesaikan hubungan.

1. Coba dikenang lagi, telah seberapa tidak sedikit suka dan duka kalian telah lewati

Pertimbangkan 6 Hal Ini Agar Kamu Tak Menyesal Saat Hubungan yang Sudah Tahunan Terlanjur Berakhir

Pertimbangkan 6 Hal Ini Agar Kamu Tak Menyesal Saat Hubungan yang Sudah Tahunan Terlanjur Berakhir

Ingatkah kalian waktu yang telah selesai itu? Saat kalian berusaha bersama, lulus SMA bareng, susunan kuliah hingga jadi sarjana juga bersama-sama. Semantara saat kegiatan menyita masa-masa kalian berdua, atau LDR yang menghabiskan kesabaran, tiba-tiba anda berencana menyelesaikan hubungan. Ingat baik-baik seluruh pengalaman anda dan dia membina hubungan ini, suka duka yang tak melulu satu momen saja.

2. Apak anda siap menjalin hubungan yang baru?! Pendekatan dan pengenalan dari awal, yang tentunya menghabiskan tenaga dan waktu

 

Mengenal sifat dan perilaku pasangan perlu waktu lama, nggak hanya satu atau dua hari pendekatan. Lelahkah? Jelas, pasti kita mengeluarkan tidak sedikit tenaga melulu untuk mengalah sesudah beradu argumen sengit. Dalam suatu hubungan tersebut wajar meski kadang melelahkan banget proses saling kenal tersebut. Dan, apakah kalian inginkan begitu saja menyelesaikan hubungan? Lari dengan orang lain tak berbeda mengulang keletihan yang pernah terjadi.

3. Harusnya anda sudah terbiasa dengan masalah yang datang. Bukankah hubungan kuat sebab menghadapi semua tersebut dengan berbarengan?

Kamu dan dia telah merasa menggali jalan, namun entah mengapa belum pun ada penyelesaian tepat yang sepaham. Bukannya kalian tak dapat dewasa atau arif menanganinya. Ada kalanya anda atau dia lupa, bahwa kadang kalian mesti berlangsung memutar lagi untuk dapat mencari jalan keluarnya. Mungkin saja terdapat satu urusan yang terlupa guna disikapi. Mungkin pun ini saatnya kalian butuh tuntunan orang terdekat, kakak atau orangtua misalnya.

Karena masalah laksana halnya labirin, solusi pasti ada, melulu saja menemukannya itu perlu usaha dan sabar yang banyak.

4. Karena berpisah bukan berarti memori kalian ikut hilang, justru tersebut yang seringkali jadi penghalang anda untuk move on

 

Sepele banget, setiap dari kalian tentu paham tuh tempat santap enak yang tidak jarang kalian kunjungi buat santap siang, santap malam, atau sekadar nongkrong. Belum lagi memori romantis yang suasananya berkesan banget. Lhah pas hujan datang saja kalian tentu inget momen romantis bersama. Kayak gini inginkan diakhiri?

5. Kalau memang bosan dan perlu jarak guna sendiri, mengapa tak break saja dulu, daripada menyelesaikan hubungan yang telah tahunan ini

 

Break barangkali bukan opsi tepat guna meredam masalah, namun daripada dipaksakan dan setiap jadi egois ya mending istirahat. Waktu-waktu ketika break ialah kesempatan kalian guna refreshing, menyegarkan pulang pikiranmu yang jenuh tersebut sehingga percik-percik rindu dan kangen pulang timbul.

6. Pikirkan hubunganmu dengan keluarganya, begitupula sebaliknya. Bukankah putus dapat membuat mereka juga ikut kecewa?!

 

Bertahun-tahun menjalin hubungan pastinya satu sama lain telah mengenal, bahkan barangkali kalian telah mengenal family pasanganmu dengan baik dan akrab. Mengakhiri hubungan malah dapat menyakiti keyakinan orangtua, bila sudah melibatkan orangtua begini mending apa yang jadi masalah dalam hubungan kalian butuh kalian bagi, curhat ke orangtua nggak apa-apa kok. Pasti terdapat jalan yang lebih baik daripada menyelesaikan hubungan, sangat tidak kalian mendapat sokongan positif dari mereka yang berpengalaman.

Kalau katamu anda sudah tak menyimpan rasa sayang ke pasangan, benarkah demikian? Rasa sayang kelihatannya timbul tenggelam, terdapat kalanya anda rindu, di beda waktu kita pun bosan. Bosan berarti nggak sayang, asal satu sama beda memegang keyakinan dan saling definisi akann rasa jenuh pasangan, tak butuh lagi menyelesaikan hubungan. Kalian cuma perlu ritme yang tepat supaya hubungan yang timbul tenggelam tersebut nggak kandas, lagipula kalau telah lama terjalin.